Adanyakatalog online dan beragam kemudahan lainnya yang tersedia, kita jadi dapat membandingkan beragam produk dengan sangat mudah. Bila dibandungkan dengan pusat perbelanjaan dimana kita harus berkeliling dari toko yang satu ke toko yang lain, maka di e-commerce kita hanya perlu mengetik nama produk yang diperlukan, lalu akan muncul tampilan berbagai foto produk yang sama.
Manfaatadanya toko online bagi konsumen A. berkurangnya perusahaan asing di Indonesia B. belanja semakin mudah dan praktis C. semakin tinggi pendapatan pemerintah D. bertambah lapangan pekerjaan .
Denganadanya toko online, pembeli juga tidak perlu repot membawa belanjaan karena semua akan diantarkan langsung ke tempat tujuan. Sementara itu bagi penjual, kenyamanan dan kemudahan ini akan dirasakan dengan peluang terjadinya penjualan yang selalu terbuka lebar. Toko online akan buka 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu tanpa batasan waktu atau juga hari libur. Hal ini berarti pembeli bisa melihat produk yang kamu tawarkan kapanpun dan darimanapun.
Padahal 4 keuntungan berikut bisa kamu rasakan ketika berbelanja online di situs-situs e-Commerce: Hemat Waktu dan Uang Kamu gak butuh banyak waktu untuk belanja online. Kamu bisa belanja di sela-sela jam makan siang atau bahkan dalam perjalanan menuju kantor. Selain menghemat waktu, kamu juga bisa menghemat ongkos bepergian menuju toko.
Berikutadalah rincian lebih detail mengenai manfaat online shop baik bagi pembeli (konsumen) maupun pebisnis (penjual): 1. Bisa Disambi dengan Pekerjaan Lain. Bagi penjual dan atau penyedia jasa, online shop tidak mengharuskan mereka pergi ke kantor dari jam sekian hingga sekian, mengenakan pakaian formal ataupun menaati sejumlah peraturan.
2 Display harus memerhatikan aspek keamanan, baik keamanan bagi pengelola toko dari potensi-potensi kehilangan, maupun keamanan bagi pengunjung (konsumen) yang berada di dalam toko,berkaitan dengan aspek keamanan ini, para peritel biasanya tidak akan menempatkan barang-barang yang mudah pecah di sembarang rak.
IMG3. Udah mulai terbiasa mendengar seruan “Permisi, paketan?” dari bapak kurir? Atau bahkan udah mulai merindukan seruannya padahal baru aja pesan barang online? Selamat, kamu telah menjadi online shopper! Kehadiran internet memang telah mengubah gaya hidup masyarakat, salah satunya dalam hal kebiasaan berbelanja. Kalau dulu berbelanja dilakukan dengan mengunjungi toko, kini belanja lebih praktis dilakukan secara online, atau umumnya disebut dengan belanja online atau online shopping. Meskipun menawarkan kemudahan berbelanja, ternyata masih banyak yang takut untuk mulai berbelanja secara online. Padahal, 4 keuntungan berikut bisa kamu rasakan ketika berbelanja online di situs-situs e-Commerce Hemat Waktu dan Uang Kamu gak butuh banyak waktu untuk belanja online. Kamu bisa belanja di sela-sela jam makan siang atau bahkan dalam perjalanan menuju kantor. Selain menghemat waktu, kamu juga bisa menghemat ongkos bepergian menuju toko. Kamu juga gak akan ribet menenteng barang belanjaan, karena pesananmu akan diantar hingga ke depan pintu rumahmu. Dengan begini, kamu punya lebih banyak waktu untuk melakukan aktivitas lainnya yang mungkin sebelumnya gak bisa kamu lakukan. Pilihan Produk Lebih Beragam Selain keuntungan bagi pembeli, toko online juga memberi kesempatan bagi penjual yang memiliki barang-barang gak biasa atau jarang ditemukan di toko pada umumnya, agar bisa ditemukan pembeli yang membutuhkan. Untuk barang-barang yang biasa dibeli di toko pun, variasi yang kamu temukan di toko online jauh lebih beragam. Jadi, jangan heran kalau kamu bisa menemukan berbagai barang mulai dari variasi strap kamera, spare part alat musik, makanan atau cemilan unik, dan masih banyak lagi. Dapatkan Harga Termurah Salah satu strategi toko online untuk menarik pelanggan adalah dengan memberikan berbagai potongan harga mengikuti momen tertentu. Kalau kamu terbiasa berbelanja online, kamu pasti sudah familier dengan Harbolnas Hari Belanja Online Nasional, year end sale, Jakarta Great Sale jelang hari ulang tahun DKI Jakarta, bahkan berbagai penawaran juga hadir selama hari-hari penting seperti tahun baru Imlek, bulan Ramadan dan perayaan Natal. Beberapa toko online juga gak sedikit yang menawarkan gratis ongkos kirim. Tentunya dengan syarat dan ketentuan dari masing-masing toko. Selain itu, ada pula penawaran cashback yang juga menguntungkan pembeli. Kemudahan dalam Pembayaran Selain menghemat waktu dan memberikan banyak pilihan produk yang bisa dibeli, belanja online juga memberikan kemudahan dalam hal pembayaran. Kalau selama ini kamu sudah terbiasa melakukan pembayaran menggunakan metode COD, kartu debit atau kartu kredit, kini pembayaran lebih praktis menggunakan Jenius Pay. Pada halaman checkout situs e-Commerce, pilih Jenius Pay sebagai metode pembayaran. Setelah itu, kamu hanya perlu memasukkan $Cashtag Jenius kamu. Situs e-Commerce tersebut akan mengirimkan notifikasi permintaan pembayaran ke aplikasi Jenius kamu. Selanjutnya, pilih Bayar dan pesanan kamu akan langsung diproses. Lebih praktis dan aman, bukan? Kamu gak perlu lagi menyimpan informasi kartu debit atau kredit di berbagai situs e-Commerce. Kamu juga bisa mendapatkan cashback apabila melakukan belanja online di beberapa situs pilihan dengan menggunakan Jenius Pay. Cek selengkapnya di sini ya. Belum punya Jenius? Download dan aktivasi sekarang juga.
Toko Offline Vs Online Kelebihan & Kekurangannya yang Harus Diketahui Berbicara mengenai toko offline dan online saat ini memang cukup menarik. Hal ini karena adanya perubahan pola konsumsi masyarakat yang membuat eksistensi toko offline dan online sering diperbincangkan. Dunia digital yang semakin berkembang membuat orang beramai-ramai memilih berbelanja di toko online karena dinilai lebih praktis. Namun masih tetap ada orang yang setia menjadi konsumen toko-toko offline. Toko offline dan online tidak mutlak selalu memberikan sesuatu yang baik dan selalu memberikan sesuatu yang buruk. Keduanya mempunyai kelebihan dan kekurangan bisnis yang membuat konsumen terkadang bingung ketika harus memilih untuk berbelanja dimana. Hal ini tidak hanya terjadi pada konsumen. Sebagai pelaku bisnis, Anda pun mungkin masih belum bisa memutuskan akan membuka bisnis offline atau online untuk membuat bisnis Anda terus berkembang. Jika masih bingung dalam menentukan pilihan, mungkin penjelasan mengenai kelebihan dan kekurangan kedua jenis toko di bawah ini bisa dijadikan sebagai pertimbangan bagi Anda. a. Kelebihan 1. Kepercayaan tinggi Bisnis offline mempunyai toko fisik di mana para konsumen bisa langsung melihat produk yang ditawarkan. Konsumen bisa memilih sendiri model yang diinginkan, mencoba dengan ukuran yang sesuai serta mengetahui kualitas bahan yang digunakan. Masalah lain yang kerap terjadi pada pembelian selain di toko online adalah warna. Sering kali warna yang terlihat di foto produk berbeda dengan aslinya. Dengan berbelanja langsung di toko, konsumen akan mendapatkan produk yang sesuai dengan warna yang diinginkan. Pengalaman langsung bersama produk menjadi alasan mengapa konsumen memiliki kepercayaan yang tinggi terhadap toko offline. 2. Pelayanan konsumen lebih mudah Dengan adanya toko fisik, pelayanan kepada konsumen bisa dilakukan dengan mudah. Tuntutan konsumen pun tidak akan berlarut-larut karena bisa diselesaikan secara langsung. Pemilik toko dapat langsung memberikan contoh produk, menjawab pertanyaan konsumen, menangani keluhan pelanggan dan melakukan pengembalian barang jika dibutuhkan. 3. Sistem pembayaran lebih aman Konsumen yang berkunjung di toko offline biasanya akan membayar barang belanjaannya secara cash. Pembayaran langsung ini membuat transaksi di toko offline lebih aman. Uang untuk membayar langsung bisa dilihat dan dihitung oleh pemilik toko. Selain itu tidak perlu khawatir adanya kegagalan pembayaran serta penipuan. 4. Tidak repot melakukan pengiriman Karena produk yang telah dipilih diserahkan kepada konsumen langsung setelah membayar, pemilik toko tidak perlu repot melakukan pengiriman. Konsumen pun tidak perlu cemas kapan barang yang telah dipesan tiba dan tidak perlu memikirkan ongkos kirim yang biasanya lebih besar dibandingkan biaya transportasi menuju toko. 5. Persaingan tidak terlalu banyak Walaupun bisnis online kini sedang menjamur, toko offline tetap mempunyai pelanggan setianya sendiri. Karena itu biasanya toko offline bersaing dengan toko offline lainnya juga yang jumlahnya tidak terlalu banyak. b. Kekurangan 1. Jangkauan pasar terbatas Toko offline tidak dinamis dan biasanya hanya berada di satu tempat. Ini yang menyebabkan jangkauan pasar untuk toko offline lebih sedikit. Konsumen biasanya berasal dari area sekitar toko saja. Hal ini bisa menekan angka penjualan jika pemilik toko tidak memiliki analisa pasar yang tepat menguasai area konsumennya. Pemilik toko juga sebaiknya memilih lokasi yang strategis agar dapat dijangkau oleh lebih banyak konsumen. 2. Memerlukan tempat fisik Karena basis toko offline adalah area nyata, maka dibutuhkan tempat untuk menampung segala produk yang dipasarkan. Selain menyediakan tempat, tentu saja dibutuhkan perawatan lain agar bangunan yang digunakan bisa bertahan untuk waktu yang cukup lama. Pemilik toko juga harus memerhatikan tatanan barang yang dijual secara visual untuk menarik perhatian pelanggan. 3. Memerlukan karyawan yang lebih banyak Banyaknya aktivitas dan tugas yang harus dikerjakan untuk memajukan toko, dibutuhkan karyawan yang lebih banyak pula. Sebagai pemilik toko, harus meluangkan waktu dan biaya untuk melakukan perekrutan. Meskipun hanya toko kecil, sebaiknya perekrutan dilakukan secara serius agar mendapatkan SDM yang handal dan mau bekerja sama untuk mengembangkan bisnis tersebut. 4. Modal lebih besar Dengan berbagai kebutuhan yang telah disebutkan, tentu saja toko offline memerlukan modal yang lebih besar. Mulai dari menyediakan produk secara fisik, tempat, biaya perawatan tempat, perekrutan karyawan serta karyawan itu sendiri. Pastikan Anda mempunyai modal yang cukup untuk memenuhi beberapa hal tersebut sebelum memutuskan membuka toko offline. 5. Waktu penjualan terbatas Toko offline mempunyai waktu operasi tersendiri. Toko offline biasanya beroperasi 10 – 12 jam dalam sehari. Dan seluruh transaksi jual beli hanya bisa dilakukan dalam jangka waktu itu saja. Selebihnya toko tutup dan tidak melayani pelanggan. 6. Produk terbatas dan sulit melakukan pencarian barang Karena keterbatasan tempat dan pembatasan stok untuk mengurangi kerugian, biasanya produk yang tersedia di toko offline terbatas. Apabila konsumen tidak mendapatkan produk yang diinginkan, maka akan sulit mencari barang yang sama ataupun penggantinya secara langsung. Konsumen harus mencari ke cabang yang lainnya atau berpindah ke toko yang berbeda. Toko Online a. Kelebihan 1. Mudah dijalankan Dengan berkembangnya dunia internet, saat ini sangat mudah untuk membuka toko online. Cukup dengan membuat akun di media sosial atau berbagai marketplace, toko online sudah dapat dibuka. Siapa saja berkesempatan berjualan online, baik remaja, ibu rumah tangga, bahkan kini banyak anak kecil yang sudah memulai bisnis di dunia maya. 2. Jangkauan pasar lebih luas Jangkauan dunia internet yang sangat luas tentu saja berpengaruh dengan bisnis online. Jarak antara pemilik toko dan konsumen tidak menjadi penghalang keduanya untuk melakukan transaksi jual beli. Pemasaran toko online tidak hanya terbatas di area lokal saja, bisa lebih luas bahkan hingga nasional maupun internasional.. 3. Modal yang diperlukan tidak terlalu besar Toko online bisa dibentuk hanya dengan bermodalkan ponsel dan kuota internet. Kini ada sistem reseller dan dropship yang akan memudahkan untuk memulai bisnis walaupun tanpa modal. Sistem reseller memudahkan orang yang ingin menjual sesuatu namun belum mampu memproduksi sendiri. Pelaku reseller akan menyetok barang seperti toko-toko pada umumnya. Namun stok barang untuk reseller online lebih sedikit dan hanya dijadikan sebagai contoh. Jika beruntung mendapatkan agen yang berada dalam satu daerah, pemilik toko online tidak perlu menyetok sama sekali. Cukup mengambil produk ketika ada konsumen yang telah memesan saja. Selain reseller, ada sistem dropship yang lebih memudahkan lagi. Pada sistem dropship bahkan tidak perlu menyetok barang dan melakukan pengiriman produk. Seorang dropshipper cukup melakukan kegiatan promosi dan pemasaran saja. Penyediaan dan pengiriman produk nantinya akan ditangani oleh agen pemilik produk. Sistem ini lebih mudah dan membutuhkan modal yang lebih kecil, namun keuntungan yang didapat juga tidak terlalu besar. 4. Tidak memerlukan tempat Sebuah toko online tidak memerlukan tempat secara fisik untuk menampung segala jenis produk dan sebagai tempat bertransaksi. Akun media sosial dan toko di berbagai marketplace yang telah dibuat merupakan wadah untuk melakukan proses jual-beli. Toko-toko ini dapat dikontrol dari mana saja. Baik ketika dalam perjalanan maupun sedang berada di rumah. 5. Memerlukan karyawan yang lebih sedikit Karena sistem yang lebih simpel, pemilik toko online tidak perlu meluangkan banyak waktu dan biaya untuk merekrut karyawan. Penyetokan dan pengiriman barang biasanya dapat dilakukan oleh satu atau dua orang saja. Namun, jika bisnis online berkembang dengan sangat pesat dan mendapatkan pesanan yang signifikan, Anda bisa mempertimbangkan untuk mempekerjaan beberapa karyawan untuk mempermudah pekerjaan. 6. Waktu fleksibel Aktivitas di dunia maya berjalan selama 24 jam dalam sehari, begitu dengan toko online. Karena tidak ada batasan jam, maka pemilik toko online tetap bisa melakukan aktivitas jual beli bahkan saat dini hari. 7. Produk yang dijual bervariasi Ini yang menjadi alasan mengapa banyak konsumen berbondong-bondong belanja secara online. Barang yang disediakan bervariasi. Hal ini juga berlaku pada pemilik toko. Banyak yang lebih memilih berjualan secara online karena bisa menyediakan barang apa saja dan dari agen mana saja selama itu diminati oleh konsumen. b. Kekurangan 1. Persaingan ketat Kemudahan prosedur pembuatan akun toko serta jangkauan yang sangat luas membuat persaingan pada bisnis online juga cukup ketat. Pemilik toko online tidak hanya bersaing dengan pedagang lokal, tetapi juga internasional. Baca juga 10 Tips untuk Hadapi Persaingan Bisnis Online 2. Kredibilitas diragukan Salah satu yang membuat kepercayaan terhadap toko online rendah adalah karena barang yang dibeli tidak bisa dicoba terlebih dahulu oleh konsumen. Oleh karena itu, pemilik toko harus memastikan seluruh barang yang dijual sudah berkualitas baik ketika dikirim. Apabila ada produk yang tidak sesuai, pemilik toko harus bertanggung jawab untuk menggantinya. Kekurangan lainnya adalah pemilik toko tidak melayani konsumen secara langsung ditambah dengan banyaknya penipuan di bisnis online yang membuat kredibilitas toko online sering diragukan. 3. Konektivitas internet Transaksi pada bisnis online berjalan sangat cepat. Konektivitas internet yang buruk walau dalam jangka waktu yang pendek pun akan berdampak besar. Pemilik toko online bisa rugi hingga jutaan rupiah karena konsumen bisa dengan mudah beralih mencari penjual lain yang mampu melayani lebih cepat. Setelah mengetahui kelebihan dan kekurangan dari toko offline dan toko online, kini saatnya memutuskan bisnis mana yang sebaiknya Anda jalankan. Apakah produk Anda menjadi salah satu yang lancar pemasarannya jika diletakkan di toko online? Atau justru produk Anda harus digambarkan secara jelas sehingga harus dipasarkan melalui toko offline? Apapun pilihannya, ketika Anda sudah berhasil mendirikan toko tersebut, Anda tetap mempunyai kewajiban untuk mengelolanya dengan baik. Gunakanlah software akuntansi online untuk membantu Anda mengelola keuangan toko dengan mudah. Jurnal menjadi salah satu software akuntansi online yang akan membantu pengelolaan bisnis Anda untuk bagian keuangan. Pelajari dan manfaatkan berbagai fitur aplikasi akunting sesuai kebutuhan bisnis Anda. Fitur canggih dan lengkapnya sebagai aplikasi pembukuan usaha kecil akan memudahkan berbagai urusan keuangan mulai dari pembuatan laporan keuangan, pembukuan toko, pembuatan faktur, pencatatan biaya, pelacakan persediaan, manajemen aset dan masih banyak lainnya. Penasaran dengan berbagai keunggulannya? Coba Jurnal dengan gratis selama 14 hari!
Kehadiran e-commerce menjadi berkah tersendiri bagi perusahaan dan juga konsumen. Manfaat e-commerce bagi perusahaan misalnya, e-commerce menjadi salah satu saluran pemasaran baru untuk menjangkau konsumen. Sementara di sisi lain, manfaat e-commerce bagi pelanggan adalah menjadi fasilitas baru yang memudahkan konsumen belanja berbagai barang kebutuhan mereka. Cukup dengan berselancar di dunia maya, konsumen bisa mendapatkan barang yang diperlukan. Apa Itu E Commerce? Simak Pengertiannya Perdagangan elektronik atau yang biasa kita kenal dengan e-commerce adalah sebuah model bisnis yang memungkinkan perusahaan atau pribadi individu melakukan pembelian atau penjualan melalui internet online. Berbagai jenis barang atau jasa bisa diperoleh melalui e-commerce. Tidak heran di awal kemunculannya e-commerce disebut sebagai salah satu disrupsi ekonomi yang harus diwaspadai, khususnya oleh para pemilik bisnis dan perusahaan. Salah satu contoh e-commerce yang cukup lekat dalam keseharian misalnya saja Tokopedia, Blibli, hingga Traveloka. Kenali Manfaat E Commerce Bagi Perusahaan Akan tetapi, di tengah serangan disrupsi ekonomi yang dibawa oleh kemunculan e-commerce, ada celah peluang bisnis yang bisa dibidik perusahaan. Apa saja manfaat e-commerce bagi perusahaan? Simak ulasan lengkapnya. Memperluas Jangkauan Pasar Manfaat e-commerce yang sangat signifikan dirasakan oleh perusahaan adalah perluasan jangkauan pasar. Maklum saja, dengan berbekal internet dan telepon, konsumen bisa menjangkau produsen yang tersebar di seluruh Indonesia. Kelebihan e-commerce ini bukan hanya menguntungkan para pemilik bisnis tetapi juga pihak konsumen. Bahkan, dengan e-commerce para pemilik usaha bisa menjangkau pasar global tanpa harus terlebih dulu membuka toko fisik di negara tertentu. Efisiensi Biaya Sewa Tempat Berbeda saat era konvensional masih berjaya dan toko-toko offline masih jadi andalan pelaku usaha dalam berjualan, saat ini perusahaan cukup membangun satu toko online resmi yang bisa diakses melalui e-commerce untuk menjangkau pasar di seluruh Indonesia. Dengan demikian, perusahaan tak perlu lagi harus membangun toko di satu area jika ingin menjangkau target pasar baru. Efisiensi Biaya Operasional Selain bisa melakukan efisiensi untuk biaya sewa tempat, kehadiran e-commerce juga membantu perusahaan menekan biaya operasional harian, seperti biaya listrik, gaji karyawan, hingga operasional distribusi pengiriman, seperti biaya perawatan kendaraan serta gaji bulanan kurir. Efisiensi biaya ini dalam jangka waktu tertentu akan berdampak baik terhadap kondisi keuangan perusahaan. Kenali Manfaat E Commerce Bagi Konsumen Tak hanya memberi manfaat terhadap perusahaan, bagi konsumen manfaat e-commerce sangat terasa ketika pandemi menghantam dan aktivitas jadi serba terbatas. Apa saja manfaat e-commerce yang dapat dirasakan konsumen? Berbelanja Tanpa Keluar Rumah Manfaat e-commerce yang sangat dirasakan oleh konsumen adalah untuk urusan kemudahan berbelanja. Hanya lewat aplikasi dalam satu waktu, konsumen bisa mendapatkan semua barang yang dibutuhkan dari berbagai produsen. Tak perlu lagi menghabiskan waktu terkena macet di jalan hanya untuk membeli satu barang kebutuhan. Harga Barang Cenderung Lebih Murah Produsen atau perusahaan yang memiliki toko resmi di e-commerce cenderung menjual produk mereka lebih murah secara online dibandingkan jika kamu membeli langsung di toko fisik mereka. Namun memang harus diakui, salah satu kekurangan e-commerce yang dirasakan adalah pelanggan tidak dapat mengecek kondisi fisik barang sebelum melakukan pembelian. Banyak Diskon Potongan Harga Kerja sama antara produsen dan pihak e-commerce seringkali memberikan keuntungan bagi konsumen, misalnya saja lewat potongan harga saat perayaan hari besar hingga ongkos kirim yang sangat terjangkau. Kelebihan ini juga menjadi salah satu faktor konsumen masih setia berbelanja menggunakan e-commerce hingga saat ini. Keuntungan Menggunakan Fitur Integrasi API Lalamove Kehadiran e-commerce tentu tidak bisa dipisahkan begitu saja dengan API. API Application Programming Interface merupakan sarana bagi website maupun aplikasi untuk bisa saling terhubung dan berkomunikasi. API adalah perantara komunikasi antara dua website atau aplikasi yang berbeda. Integrasi API terjadi jika dua sistem website atau aplikasi sudah saling terhubung, misalnya saja integrasi API e-commerce yang terhubung dengan aplikasi jasa pengiriman, seperti Lalamove. Integrasi API Lalamove dengan e-commerce bertujuan membangun sistem bisnis online yang lebih efisien. Mengusung konsep one stop on demand delivery solutions, Lalamove tak hanya menyediakan pilihan solusi pengiriman online tetapi juga didukung oleh teknologi canggih yang dapat membantu terciptanya proses transaksi yang lebih efisien. Integrasi API Lalamove memungkinkan bisnis online terintegrasi langsung dengan sistem Lalamove sehingga pengiriman dapat dilakukan secara otomatis. Tak perlu lagi melakukan pemesanan secara manual di aplikasi. Kemudahan ini akan menguntungkan pihak pemilik usaha karena pengusaha dapat melakukan kegiatan bisnis atau bahkan melayani konsumen lain, sementara dari sisi konsumen dimudahkan dengan update informasi pengiriman yang cepat. Yuk, cari tahu Solusi Pengiriman Barang dengan Integrasi API ke Lalamove di sini. Dapatkan Layanan Integrasi API Lalamove, Simak Caranya Bagi para pemilik bisnis online ataupun pemilik toko online resmi di e-commerce, kamu bisa mendapatkan layanan integrasi API Lalamove dengan mendaftar sebagai mitra API Lalamove. Sementara jika kamu punya pertanyaan detail seputar pendaftaran API Lalamove, kamu bisa mengirimkan pertanyaan ke Integrasi API Sebagai Solusi Bisnis Anda Pastikan kamu membuat toko online kamu di e-commerce berjalan lebih efektif dan efisien dengan integrasi API Lalamove. Integrasi API Lalamove merupakan solusi jasa pengiriman barang yang dapat diandalkan oleh para pelaku e-commerce. Tentunya, sederet manfaat dan keunggulan pun ditawarkan saat kamu melakukan integrasi API Lalamove, seperti keunggulan Bebas Biaya’. Tidak ada biaya pemasangan, biaya perawatan, biaya langganan, ataupun biaya komisi saat kamu melakukan integrasi API Lalamove. Kamu tetap dapat menikmati fitur unggulan aplikasi Lalamove saat melakukan integrasi API, seperti fitur penjadwalan, live tracking, dan juga multistop. Integrasi API Lalamove cukup mudah dilakukan. Hanya perlu 3 langkah, kamu sudah bisa memesan Lalamove lewat integrasi API. Selain itu, kamu juga dapat menghasilkan API Keys Sandbox dan Production dengan mudah dan bisa dilakukan kapanpun melalui partnerpportal iVegan Berhasil Meningkatkan Keuntungan Setelah Melakukan Integrasi API dengan Lalamove iVegan merupakan bisnis yang bermula dari hobi. Usaha yang menjual pizza dengan konsep vegan friendly ini sempat membuat pemiliknya kelabakan ketika produknya dikenal banyak orang hingga akhirnya pemilik bisnis ini melebarkan pemasarannya secara online melalui website dan aplikasi. Saat ini, 70% pelanggan iVegan melakukan pemesan produknya melalui aplikasi yang disediakan sehingga dengan adanya integrasi API Lalamove memudahkan tim iVegan untuk mengoptimalkan operasionalnya untuk jadi lebih otomatis. Ketika ada pesanan masuk, tim kitchen hanya perlu fokus pada pesanan sementara urusan pengiriman dan penjadwalan pengiriman sudah secara otomatis dibuat melalui integrasi API Lalamove. Kemudahan ini mempersingkat arus transaksi bisnis iVegan. “Dengan adanya integrasi API ini semuanya jadi otomatis, kami bisa lebih fokus dalam product development bisnis kami. Karena urusan pengirimannya kurang lebih sebanyak 70% sudah di-handle Lalamove melalui integrasi API.” Ketika peak season, pesanan semakin jadi lebih banyak tapi dengan mengandalkan fitur penjadwalan di Lalamove sehingga pengirimannya jadi lebih mudah. Tarif pengiriman yang terjangkau membuat pemilik bisnis ini membuat program loyalty kepada pelanggan mereka, yaitu dengan diskon ongkir untuk pengiriman yang dekat. “Dengan stabilitas sistem yang tarifnya yang terjangkau ini membuat kami dapat menciptakan program loyalitas kepada pelanggan iVegan, seperti diskon ongkir. Selain itu, yang kami rasakan juga proses integrasi API-nya waktu itu mudah sekali, tidak dipungut biaya apapun bahkan sampai hari ini dan prosesnya cukup singkat kurang lebih 1-2 bulan. Dan yang juga tak kalah penting, di Lalamove ini ada Lalabag ya, jadi produk pas sampai ke pelanggan masih tetap terjaga kualitasnya." API Lalamove untuk Automasi Pengiriman yang Mudah di E-commercemu Baca Juga '